mimpi: kamu melupakan aku lagi… aku: tidak, aku tidak melupakanmu. hanya saja…
mimpi: hanya saja kamu sedang sibuk dengan pekerjaan dan kegiatan sehari-harimu, sehingga kamu mengenyampingkan aku
aku: memang begitu. maafkan aku… tapi aku tidak benar-benar melupakanmu
mimpi: tapi juga tidak benar-benar ingat padaku
aku: tentu saja aku ingat padamu. hatiku merana jika ingat pada mimpi. antara terjaga dan tidak, aku ingin menggapaimu, tapi kau terlalu sulit untuk kuraih
mimpi: tidak ada yang sulit jika kamu berusaha. kamu bilang sulit karena kamu hanya berpikir, tapi tidak mengerjakannya. dan kamu juga banyak alasan untuk tidak melakukannya. salah satu alasanmu adalah lupa.
aku: tapi aku ingin sekali...
mimpi: ingin saja tidak cukup. kebiasaan burukmu adalah kamu hanya menginginkan sesuatu tapi tidak berusaha untuk mendapatkannya. kelemahanmu adalah tidak adanya tekad yang kuat untuk mengerjakannya. kamu. hanya. ingin.
dan itu tidak cukup.
aku: terlalu banyak yang harus dikerjakan terlebih dahulu. terlalu banyak yang harus diselesaikan sebelum aku bisa meninggalkannya untukmu
mimpi: kamu tidak akan pernah meninggalkannya jika tidak ada niat darimu untuk meninggalkannya. dan kamu tidak akan pernah bisa benar-benar menggapaiku jika niatmu setengah-setengah. kamu hanya bersemangat di awalnya saja. dan kamu sangat mudah teralihkan.
aku: tidak bisa kah aku mendapatkanmu dengan cara lain?
mimpi: jangan bergantung dengan cara lain. cara itu belum tentu baik untukmu.
aku: tapi aku juga tidak bisa hanya bergantung dengan cara ini… terlalu rumit...
mimpi: kalau begitu silakan lupakan aku dan kembali ke hidupmu yang membosankan itu.
aku: hidupku tidak membosankan, hanya saja sedikit agak statis… dan stagnant.
mimpi: sama saja. tidak ada hal baru dalam hidupmu, kan?
aku: tapi aku berusaha menikmatinya. salahkah jika aku hanya menjalani apa yang ada? toh tidak seburuk yang kau duga. masih ada kesenangan dalam kejenuhan.
mimpi: silahkan. itu pilihanmu
aku: sebenarnya aku ingin mencoba hal baru
mimpi: maka lakukanlah
aku: tapi akhir-akhir ini aku tidak sempat mempersiapkan diri. pekerjaanku menumpuk…
mimpi: itu sebabnya kamu mulai melupakan aku lagi
aku: aku tidak melupakanmu. hanya saja…